oleh

Bakal Ada Tersangka Lain di Kasus Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan BPTP..!

SuaraToday.Com (Bangka Belitung) — Proyek Rehabilitasi Jalan yang memakai anggaran negara senilai kurang lebih Rp. 1 miliar TA 2019, dinilai oleh banyak kalangan tidak lazim setidaknya dalam dua segi pengerjaan, Selasa (17/03/2020).

Hal ini dikatakan oleh Kasi Pidsus Kejari Bangka Aditya Sulaiman saat dikonfirmasi terkait penahanan Direktur CV Globalindo Nusantara, Hermanto, “Salah satunya itu (soal AMP -red),” kata Aditya Sulaiman, lewat sambungan ponselnya.

Menurut Kasi Pidsus, dua item pekerjaan yang kentara sekali adalah
pengerjaan aspal walau sudah ada dukungan AMP (Asphalt Mixing Plant), serta proses pencairan termin yang mencapai 100%. “(dan) proses pencairan yang sudah 100% disaat pekerjaan baru mencapai 45%,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Bangka Aditya.

Kasi Pidsus Kejari Bangka juga menyatakan, terkait indikasi adanya calon tersangka baru. Hal tersebut dinyatakan sebagai wewenang pejabat baru di lingkungan Kejari Bangka.

“Oh kalau soal itu, nanti ada kewenangan di Pejabat baru, sebentar lagi saya akan sertijab,” tandas Kasi Pidsus Kejari Bangka. (red).

News Feed