Janji Manis Perusahan Tambang Nikel di Banggai Tak Kunjung Selesai

Suaratoday.com (Sulawesi Tengah-Banggai) Warga Desa Hion Kecamatan Bunta mendesak pihak perusahaan PT. Aneka Nusantara Internasional (ANI) agar segera merealisasikan janji-janji mereka yang tak kunjung selesai.

Hari ini selasa (23/3) telah diadakan pertemuan di Balai Pertemuan Desa antara pihak perusahan dengan masyarakat yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Hion.

Pertemuan tersebut berlangsung ricuh, dimana masyarakat menuntut janji perusahan untuk memperbaiki jembatan gantung yang berada tepat di belakang balai pertemuan ini.

Janji tersebut sudah hampir setahun yang dibuktikan dengan berita acara kesepakatan bersama antara pihak perusahaan dengan pihak Pemerintah Desa dan BPD Desa Hion, Namun sampai saat ini janji itu tak kunjung ada realisasinya. ungkap Basrin salahsatu warga.

Selain itu, warga juga menuntut agar pihak perusahan memberikan biaya akibat dampak kebisingan dan polusi udara yang ditimbulkan dari aktivitas pertambangan.

Ket. Tanaman Rusak Akibat Polusi.

Seperti halnya menurut Basrin, yang merasakan kebisingan dan pemilik tanaman nilam yang rusak akibat polusi, Saat ditemui oleh Penggerak Perkumpulan FFCI dan awak media mengatakan.

“Sejak adanya aktivitas pertambangan ini, saya menjadi terganggu karena mereka selalu beroperasi pada malam hari. Bukan hanya itu, tanaman nilam saya menjadi rusak dan semua pekarangan rumah kami menjadi kotor” terangnya.

Hingga pertemuan selesai, belum ada titik terang dari perusahaan untuk merealisasikan janji mereka dan mengabulkan semua tuntutan warga.

Jika dalam waktu dekat tidak ada realisasi dari perusahaan, warga mengancam akan mengadakan pemalangan untuk pemberhentian pekerjaan sampai pihak perusahaan merealisasikan apa yang sudah dijanjikan dan semua tuntutan warga. (AM).

 

Editor : Andry.

Pasang Iklan