Pemkab Pessel, bahas Masterplan KEK Mandeh bersama Kemenpar

SUARATODAY.Com (Pessel) – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat untuk mewujudkan Grand Desain Masterplan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Bukit Ameh, Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, segera dibahas bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar RI) Republik Indonesia.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) terus dilakukan pengebutan proses persiapan oleh Pemkab Pessel, dalam menjadikan kawasan Mandeh sebagai Kawasan Ekonomi Khusus. Dan terbukanya KEK di bukit Ameh tersebut, akan membuka juga ekonomi masyarakat serta mendongkrak lagi kunjungan wisatawan ke kawasan KEK.

Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni beberapa hari yang lalu mengatakan jika Pemkab Pessel telah melakukan koordinasi dengan Deputi Bidang Kementerian Pariwisata Destinasi Pariwisata Kementerian RI, yang mana untuk Masterplan KEK menjadi tanggung jawab Kemenpar.

“Ya, Muda – mudahan diperkirakan akhir tahun ini selesai,” Ungkap Bupati Pessel, Kamis (1/8).

Hendrajoni menyebutkan, pengusulan KEK Mandeh untuk tahun depan ditargetkan sudah terbit peraturan pemerintah tentang KEK. Dan, hasil rapat dibentuk satu tim yang solid antara Pemerintah Kabupaten dan Provinsi dengan baik.

Segala infrastruktur peningkatan menuju lokasi KEK telah di lakukan pembangunan, dengan terbukanya akses, infrastuktur.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Hadi Susilo dihubungi awak menyampaikan, pembahasan masterplan KEK Mandeh, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Bukit Ameh, Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan bersama Pemkab Pessel.

“Besok jika tidak ada halangan pembahasan masterplan KEK bersama Kemenpar, di Painan, Kabupaten Pessel,” Tegas Hadi Susilo.

Sementara, lanjutnya masterplan KEK yang menjadi tanggung jawab Kemenpar. (Rio).

Pasang Iklan