SUARATODAY.COM (Kendal) – Pupuk Subsidi di desa menjadi hal yang harus diperjuangkan untuk pertanian mereka, kelangkaan pupuk bersubsidi selalu terulang disaat para petani memasuki musim pemupukan, harga mahal tidak masalah asal barangnya ada, persoalan klise ini, selalu terulang dari bupati yang satu ke bupati lainya.

Dikutip dari Delikjateng.com, harga pupuk setiap harinya setiap bulannya setiap tahunnya menjadi mahal, akan menyulitkan bagi petani-petani di desa. Salah satu warga, Sukadi mengeluhkan harga pupuk yabg semakin mahal.

“Harga mahal tidak apa-apa, yang penting barangnya ada,” Keluh Sukadi dihadapan Cabup Kendal H.Tino.

Keluhan tersebut di sampaikan seorang petani sukadi (46) warga desa ngawensari Kecamatan Ringinarum dihadapan Cabup H.Tino saat menyambangi rumahnya pukul 11 malam, melihat langsung proses perajangan tembako.

Selain soal pupuk yang hilang disaat memasuki musim pemupukan, sukadi juga mengeluhkan soal nasib petani, dimana hasil para petani disaat panen harga selalu rendah.

Oleh karena itu, Sukadi berharap, bila kelak Cabub Tino mendapatkan amanat dari rakyat Kendal menjadi bupati, sukadi berharap, sektor pertanian agar diprioritaskan, terutama soal hilangnya pupuk dan harga yang anjlok di saat panen, baik itu tembakau maupun padi.

“Haji Tino itu orang baik, orang bijaksana, tidak memandang orang besar atau orang kecil, buktinya malam selarut ini masih mau berkunjung ke warga yang ngrajang tembakau, mau mendengarkan keluhan orang kecil macam saya ini,” Ungkap sukadi terharu kepada Media, Sabtu, 05/09/20.

“Insya Allah, kami warga sini mendukung beliau,” Imbuh sukadi

Di tempat yang sama, Cabub Tino saat dimintai tanggapanya terkait keluhan klise para petani tersebut mengungkapkan, bahwa pupuk bersubsidi bagi para petani ini memang harus fokus diperjuangkan, kita akan cari titik kelangkaanya itu dimana, apakah kuotanya tetep utuh sementara lahanya bertambah, atau memang kuota dipusat itu tidak ada.

“Saya sudah blusukan di desa-desa, keluhan petani hampir sama, yaitu kelangkaan pupuk bersubsidi disaat para petani memasuki musim pemupukan,” Paparnya.

“Oleh karena itu, saya akan perjuangkan dengan sungguh-sungguh soal pupuk ini, jangankan soal pupuk yang nggakk bisa diperjuangkan, anggaran saja bisa kita perjuangkan, apalagi hanya pupuk,” Terang Tino dengan optimis. (A.Kz)

News Feed