Suaratoday.Com (Sulawesi Tengah) – Warga Desa Pongian Kecamatan Bunta kembali mendatangi Humas PT. Koninis Fajar Mineral (KFM) untuk menuntut apa yang telah dijanjikan.
Sebelumnya tanggal 17 Maret 2021 lalu, diadakan musyawarah bersama pemerintah desa, BPD dan Masyarakat di Balai Pertemuan desa Pongian yang dihadiri pula Humas dari PT. KFM dimana membahas masalah sebab akibat keruhnya sungai Pongian.
Musyawarah tersebut menghasilkan beberapa point permintaa, salah satunya meminta pihak perusahaan PT. KFM segera membuat jembatan permanen di titik sungai yang dilalui kendaraan agar tidak mencemari sungai Pongian.
Menyikapi hal tersebut, humas dari PT. KFM berjanji akan segera menyampaikannya ke Pihak Perusahaan dan meminta waktu 1 (satu) Minggu untuk perusahaan menyelesaikan pekerjaan jembatan tersebut.
Setelah hampir 10 hari berlalu, tak kunjung ada penyampaian dari pihak perusahaan terkait respon dari surat yang dikirimkan BPD Desa Pongian serta proses pekerjaan jembatan.

Salah satu warga yang engan disebutkan namanya, saat ditemui awak media, Rabu (31/3/21) sekitar pukul 20.00 Wita berkata, “Sampe sekarang belum ada respon dari pihak perusahaan terkait apa yang diminta, yang ada sampe saat ini air sungai Pongian masih saja keruh, ini berarti apa yang dijanjikan perusahaan belum ada realisasinya” terangnya.
Sampai kapan kami harus menunggu semua janji-janji manis ini, setidaknya ada pemberitahuan tentang progres pembangunan jembatan tersebut, sementara air sungai itu merupakan harapan kami untuk dipergunakan sehari-hari tapi sekarang sudah tercemar. tegasnya (MS).
Editor : Andry.





