Suaratoday.Com. (Bunta-Banggai) – Perjuangan masyarakat Desa Pongian yang tinggal disekitar bantaran sungai tak akan pernah berhenti sampai membuahkan hasil.
Diketahui aliran sungai Pongian ini selain digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari, air ini juga dipakai untuk berwudhu, apalagi ini sudah memasuki bulan Ramadhan, jelaslah air ini sangat dibutuhkan warga.
Berawal dari postingan facebook salah satu warga Desa Pongian dengan nama akun Ibra Azqa, Minggu (11/04/2021) lalu, postingannya berupa kondisi terakhir sungai Pogian yang keruh dengan caption, “Pray for Sungai Pongian… Kemana lagi harus mengadu… Dalil apalagi yang akan kau gunakan”.

Postingan tersebut mendapat komentar dari berbagai kalangan diantaranya koordinator Gencar, Trywidi Kuncoro.
Namun dari pihak perusahaan PT. KFM justru membantah hal tersebut, Diduga mengelak bahwa hal tersebut bukan merupakan dampak dari aktivitas pertambangan.
Ibra yang dikonfirmasi awak media melalui pesan whatsapp berkata, “Dia menantang pihak perusahaan yang mengelakkan postingannya diakun facebook untuk turun lokasi”.
Ibra bersama perwakilan dari Pemerintah Desa Pongian turun ke lokasi pertambangan, Senin, (12/04/2021) sekitar pukul 10.00 Wita, dan didapatkan empat titik kubangan lumpur yang diduga penyebab keruhnya sungai Pongian.

Pihak perusahaan PT. KFM berjanji akan membuat kolam penampungan/resapan lumpur, Namun tim yang turun meminta untuk segera menyelesaikan hari ini. kata Ibra.
Saat dikonfirmasi tentang pembangunan jembatan yang dijanjikan oleh perusahaan beberapa waktu lalu, Ibra menjawab bahwa hal tersebut sudah direalisasikan oleh pihak perusahaan.
Disini kita bisa menilai bahwa perusahaan PT. KFM patut diacungi jempol, Karena walaupun belum sampai ke tahap produksi, mereka sudah menepati tuntutan warga sekitar lingkar tambang khususnya Desa Pongian.
Mudah-mudahan dengan adanya kolam penampungan yang dibuat kemarin oleh pihak perusahaan, aliran Sungai Pongian sudah tidak keruh lagi dan bisa kembali digunakan warga.
Saat ditanya ketika kedepannya ternyata Sungai Pongian masih tetap keruh, Ibra menjawab, “Ada rencana aksi bersama masyarakat dengan tuntutan Sungai Pongian harus jernih dan layak di Konsumsi”. terangnya. (AL).
Editor : Andry.





